Manchester – Manchester United tengah menghadapi persoalan dalam menentukan komposisi lini depan pada awal musim 2026/2027. Cedera Benjamin Sesko membuat Michael Carrick harus mencari solusi alternatif di posisi penyerang tengah.
Salah satu keputusan yang diambil Carrick adalah menempatkan Matheus Cunha sebagai striker utama. Pemain asal Brasil tersebut sebelumnya lebih sering dikenal sebagai pemain yang beroperasi di belakang penyerang atau dari sisi kiri lini serang.
Perubahan posisi itu dilakukan karena Manchester United kehilangan opsi utama di posisi nomor sembilan. Namun, keputusan tersebut kini mendapat sorotan dari salah satu legenda klub, Wayne Rooney.
Rooney menyarankan Carrick untuk mengembalikan Cunha ke posisi yang menurutnya lebih sesuai dengan karakter permainan sang pemain. Menurut mantan kapten Manchester United tersebut, Cunha seharusnya kembali dimainkan di sisi kiri lini serang.
Sementara itu, Rooney menyebut Marcus Rashford dapat menjadi alternatif untuk mengisi posisi striker tengah apabila Manchester United tidak memiliki penyerang nomor sembilan yang tersedia.
Cunha Dinilai Lebih Efektif dari Sisi Kiri
Cunha didatangkan Manchester United dengan reputasi sebagai pemain yang memiliki kemampuan teknis serta fleksibilitas di lini serang.
Namun, pada awal musim ini Carrick memilih menempatkannya lebih dekat dengan kotak penalti lawan. Keputusan tersebut muncul setelah Sesko mengalami cedera dan tidak dapat menjadi pilihan utama di lini depan.
Rooney memahami alasan Carrick mengambil keputusan tersebut. Menurutnya, absennya Sesko memang membuat Manchester United membutuhkan pemain yang dapat mengisi posisi striker.
Meski demikian, Rooney menilai Cunha tidak dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya ketika harus bermain sebagai penyerang tengah.
Menurut Rooney, karakter permainan Cunha lebih cocok ketika sang pemain memiliki ruang untuk bergerak, menerima bola dari sisi lapangan, kemudian membawa bola menuju area pertahanan lawan.
Ketika bermain sebagai striker tunggal, Cunha lebih sering berhadapan langsung dengan bek tengah dan harus bermain dengan posisi membelakangi gawang.
Situasi tersebut dinilai dapat mengurangi salah satu kelebihan utama Cunha, yakni kemampuannya membawa bola sambil bergerak menuju area berbahaya.
Rooney menyampaikan pandangan tersebut dalam program The Overlap.
"Bagi saya, Cunha jauh lebih baik jika dimainkan di sisi kiri," ujar Rooney.
Mantan striker Manchester United itu kemudian menjelaskan bahwa karakter permainan Cunha membuatnya lebih efektif ketika beroperasi dari area yang lebih melebar.
Menurut Rooney, ketika bermain di sayap, Cunha dapat menerima bola dengan pandangan langsung mengarah ke gawang. Kondisi tersebut berbeda dengan ketika ia menjadi penyerang tengah yang lebih sering menerima bola dalam posisi membelakangi gawang.
Rashford Bisa Jadi Alternatif di Tengah
Rooney kemudian menawarkan solusi lain kepada Carrick.
Jika Sesko masih belum tersedia, Rooney menilai Marcus Rashford dapat digunakan sebagai penyerang tengah. Dengan skema tersebut, Cunha dapat kembali ke sisi kiri, sementara Rashford mengambil posisi sebagai nomor sembilan.
Rashford bukan pemain yang asing dengan peran tersebut. Ketika menjalani masa peminjaman bersama Barcelona pada musim sebelumnya, pemain asal Inggris itu juga beberapa kali menjalankan tugas sebagai penyerang tengah.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan Rooney melihat Rashford sebagai opsi yang dapat dipertimbangkan Manchester United.
Menurut Rooney, perubahan tersebut akan memungkinkan Cunha kembali bermain pada posisi yang dianggap lebih sesuai dengan karakter permainannya.
"Saya pribadi akan mengubah posisi Cunha sejak beberapa pekan yang lalu. Ketika United tidak memiliki pemain nomor sembilan yang tersedia, saya rasa Rashford lebih cocok bermain di posisi itu ketimbang Cunha," kata Rooney.
Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Carrick.
Pelatih Manchester United tersebut harus mempertimbangkan kondisi seluruh pemain, kebutuhan taktik, serta lawan yang akan dihadapi sebelum menentukan komposisi lini depan.
Performa Cunha Mulai Menjadi Sorotan
Perdebatan mengenai posisi Cunha semakin menarik setelah performanya pada awal musim menjadi perhatian.
Dalam tujuh pertandingan terakhirnya bersama Manchester United, Cunha baru mencetak satu gol. Catatan tersebut menjadi salah satu alasan munculnya pertanyaan mengenai efektivitas sang pemain ketika dimainkan sebagai striker.
Namun, performa Cunha tidak sepenuhnya buruk.
Dalam pertandingan Manchester United melawan Fulham pada 20 September 2026, Cunha justru menjadi pemain yang menyelamatkan Setan Merah dari kekalahan.
Manchester United sempat tertinggal setelah gol bunuh diri Lisandro Martinez. Setan Merah kemudian terus menekan hingga akhirnya Cunha mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-89.
Menariknya, pada pertandingan tersebut Cunha sempat mengalami perubahan posisi. Ketika bergerak lebih ke sisi kiri, ia terlihat lebih memberikan ancaman bagi pertahanan Fulham.
Laporan Bola.net mengenai pertandingan tersebut juga mencatat bahwa Cunha terlihat kesulitan ketika dimainkan sebagai penyerang tengah, tetapi memberikan dampak lebih besar ketika bergerak ke kiri.
Hasil akhirnya, Manchester United bermain imbang 1-1.
Bagi Carrick, pertandingan tersebut memberikan gambaran tambahan mengenai bagaimana Cunha dapat digunakan di lini depan.
Rashford Juga Belum Maksimal
Di sisi lain, usulan Rooney untuk memainkan Rashford sebagai striker juga memiliki sejumlah pertimbangan.
Rashford saat ini lebih sering ditempatkan di sisi kiri lini serang Manchester United. Pada pertandingan melawan Fulham, ia kembali dipercaya sebagai starter di posisi tersebut.
Rashford sebenarnya mampu menciptakan sejumlah situasi berbahaya. Namun, penyelesaian akhir dan pengambilan keputusan menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian.
Carrick sendiri tetap memberikan pembelaan terhadap pemain tersebut. Setelah pertandingan melawan Fulham, sang manajer menilai Rashford tetap mampu memberikan ancaman bagi pertahanan lawan.
Carrick bahkan menyebut Rashford memiliki peluang untuk mencetak beberapa gol dalam pertandingan tersebut. Ia juga menegaskan bahwa dirinya masih percaya terhadap kemampuan sang penyerang.
Dengan demikian, memindahkan Rashford ke posisi striker tengah juga belum tentu menjadi keputusan sederhana.
Carrick harus memastikan perubahan posisi tersebut benar-benar memberikan keseimbangan yang dibutuhkan tim.
Cedera Sesko Memengaruhi Pilihan Carrick
Persoalan utama dalam diskusi ini tetap berkaitan dengan kondisi Benjamin Sesko.
Manchester United mendatangkan Sesko untuk menjadi salah satu opsi penting di lini depan. Namun, cedera yang dialaminya membuat Carrick kehilangan penyerang tengah yang dapat menjadi pilihan utama.
Kondisi tersebut memaksa Manchester United melakukan penyesuaian.
Cunha kemudian menjadi salah satu solusi yang dipilih Carrick. Namun, cedera Sesko yang kembali dialami sang pemain membuat situasi di lini depan semakin sulit.
Dengan Sesko belum dapat diandalkan dalam waktu dekat, Carrick harus menentukan apakah akan mempertahankan Cunha sebagai nomor sembilan atau mencoba alternatif lain.
Pilihan tersebut menjadi semakin penting karena Manchester United membutuhkan konsistensi setelah menjalani awal musim yang tidak mudah.
Setan Merah sebelumnya kehilangan pertandingan melawan Manchester City dan Brighton sebelum hanya bermain imbang 1-1 melawan Fulham. Hasil kontra Fulham membuat Manchester United terhindar dari kekalahan ketiga secara beruntun di Premier League.
Menunggu Keputusan Carrick
Saran Rooney memberikan satu opsi yang dapat dipertimbangkan Carrick: Cunha kembali ke sisi kiri dan Rashford ditempatkan sebagai penyerang tengah.
Skema tersebut tentu akan mengubah komposisi lini depan Manchester United.
Cunha bisa kembali memainkan peran yang lebih dekat dengan posisi naturalnya, sementara Rashford mendapatkan kesempatan menjalankan tugas sebagai nomor sembilan.
Namun, belum ada indikasi bahwa Carrick akan langsung menerapkan perubahan tersebut.
Cedera Sesko membuat Cunha masih berpeluang besar dipertahankan sebagai striker ketika Manchester United kembali bertanding setelah jeda internasional. Di sisi lain, performa Cunha saat bermain lebih melebar juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi staf pelatih.
Yang jelas, Carrick kini memiliki beberapa opsi yang harus dipertimbangkan.
Keputusan mengenai posisi Cunha dan Rashford akan menjadi salah satu aspek menarik yang patut diperhatikan ketika Manchester United kembali tampil di Premier League.
Bagi Carrick, tantangannya bukan sekadar mencari pemain yang dapat mengisi posisi nomor sembilan, tetapi menemukan komposisi lini depan yang mampu memaksimalkan karakter setiap pemain.
Apakah Cunha tetap menjadi striker, Rashford bergeser ke tengah, atau Manchester United menggunakan kombinasi lain, keputusan tersebut akan sangat bergantung pada kondisi skuad dan kebutuhan taktik tim ketika kompetisi kembali berlangsung.
