Daftar 30 pemain yang masuk nominasi Ballon d'Or 2026 menyisakan sejumlah kejutan. Salah satu nama besar yang tidak terlihat dalam daftar tersebut adalah Raphinha.
Winger Barcelona itu sebenarnya menjalani periode yang sangat menonjol bersama klubnya. Performanya bahkan kembali menjadi sorotan pada awal musim 2026/2027. Namun, kontribusi tersebut tidak cukup untuk membuatnya masuk dalam daftar 30 kandidat penghargaan pemain terbaik dunia.
Absennya Raphinha dari nominasi kemudian mengundang banyak reaksi. Salah satunya datang dari rekan setimnya di Barcelona, Rodri. Gelandang asal Spanyol itu mengaku sulit memahami keputusan tersebut dan menilai Raphinha telah mencapai level permainan yang sangat tinggi dalam beberapa waktu terakhir.
Bagi Rodri, kualitas yang diperlihatkan Raphinha membuat sang pemain setidaknya pantas berada dalam daftar kandidat Ballon d'Or 2026.
Rodri Pertanyakan Keputusan
Dalam wawancara dengan COPE, Rodri berbicara mengenai absennya Raphinha dari daftar nominasi. Ia mengaku terkejut ketika mengetahui nama penyerang Brasil tersebut tidak termasuk dalam 30 pemain yang dipilih.
Menurut Rodri, Raphinha telah menunjukkan performa pada level yang sangat tinggi. Ia bahkan menilai sulit mencari alasan mengapa pemain Barcelona itu tidak mendapatkan tempat dalam daftar nominasi.
Pernyataan Rodri tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana tingginya apresiasi terhadap kontribusi Raphinha di lingkungan Barcelona.
Raphinha memang menjadi salah satu pemain penting dalam keberhasilan Barcelona menjalani musim 2025/2026. Ia memberikan kontribusi besar dalam perjalanan klub meraih gelar La Liga dan tampil sebagai salah satu pemain yang paling berpengaruh di lini depan.
Karena itu, keputusan untuk tidak memasukkan namanya menjadi salah satu pembicaraan menarik setelah daftar Ballon d'Or 2026 diumumkan.
Musim Lalu Raphinha Tetap Punya Peran Penting
Jika melihat perjalanan Raphinha bersama Barcelona, alasan mengapa absennya tersebut menjadi sorotan cukup mudah dipahami.
Pemain asal Brasil itu menjadi bagian penting dari tim Hansi Flick sepanjang musim lalu. Perannya bukan hanya sebagai pencetak gol, tetapi juga sebagai pemain yang memberikan energi dalam permainan menyerang Barcelona.
Raphinha mampu bermain melebar maupun bergerak lebih ke tengah. Fleksibilitas tersebut membuatnya menjadi salah satu opsi penting dalam sistem permainan Barcelona.
Musim lalu ia juga berhasil membawa namanya masuk ke dalam pembicaraan Ballon d'Or. Pada edisi sebelumnya, Raphinha bahkan finis di posisi kelima dalam pemungutan suara. Namun, setahun kemudian namanya justru tidak masuk daftar 30 kandidat.
Perubahan tersebut menjadi salah satu hal yang membuat absennya Raphinha semakin menarik perhatian.
Performa Awal Musim Justru Semakin Tajam
Hal lain yang membuat keputusan tersebut kembali diperdebatkan adalah performa Raphinha setelah musim baru dimulai.
Penyerang Brasil tersebut tampil sangat produktif bersama Barcelona pada awal musim 2026/2027. Ia bahkan mencetak hat-trick ketika Barcelona menghadapi Sevilla dan membantu timnya meraih kemenangan 3-1.
Performa tersebut membuat sejumlah pihak kembali mempertanyakan mengapa Raphinha tidak berada dalam daftar nominasi Ballon d'Or. Pelatih Sevilla, Luis Garcia, juga mempertanyakan keputusan tersebut setelah menyaksikan langsung penampilan sang pemain.
Dalam laga melawan Sevilla, Raphinha menjadi salah satu pemain yang paling menonjol. Ia mampu mencetak tiga gol dan kembali menunjukkan ketajamannya di depan gawang.
Namun, ada satu hal penting yang perlu diperhatikan. Penampilan Raphinha pada awal musim 2026/2027 tersebut tidak menjadi bagian dari periode penilaian Ballon d'Or 2026.
Mengapa Raphinha Tidak Masuk Nominasi?
Penghargaan Ballon d'Or memiliki periode penilaian tersendiri. Untuk edisi 2026, performa pemain pada musim 2025/2026 serta kiprah mereka di Piala Dunia 2026 menjadi bagian penting dalam pertimbangan.
Artinya, performa Raphinha yang sangat tajam pada awal musim 2026/2027 datang setelah daftar nominasi ditentukan.
Laporan Bola.com juga menyoroti faktor tersebut. Raphinha memang sedang tampil luar biasa dengan produktivitas tinggi, tetapi performa tersebut terjadi setelah periode penilaian untuk penghargaan 2026.
Situasi tersebut membuat statistik Raphinha pada beberapa pertandingan awal musim baru tidak bisa digunakan untuk mengubah daftar nominasi Ballon d'Or 2026.
Dengan kata lain, absennya Raphinha bukan berarti performanya saat ini tidak diperhitungkan oleh publik. Ia memang tidak dapat masuk ke daftar 30 pemain karena penghargaan tahun ini menilai periode sebelumnya.
Bukan Raphinha Saja yang Absen
Raphinha bukan satu-satunya pemain terkenal yang tidak masuk daftar Ballon d'Or 2026.
Daftar yang dirilis UEFA memperlihatkan sejumlah pemain top lainnya juga tidak mendapatkan tempat. Namun, absennya Raphinha menjadi salah satu yang paling banyak dibicarakan karena ia sebelumnya finis di posisi kelima dalam penghargaan tersebut.
Pada daftar 30 pemain tahun ini, Barcelona tetap memiliki beberapa wakil. Lamine Yamal masuk sebagai salah satu kandidat, begitu pula Pau Cubarsi, Rodri dan Ferran Torres.
Kehadiran Yamal juga membuat Barcelona tetap memiliki peluang untuk membawa pulang penghargaan tersebut. Winger muda Spanyol itu menjalani musim yang sangat sukses dan menjadi salah satu nama yang banyak diperbincangkan dalam persaingan Ballon d'Or.
Raphinha Memilih Fokus pada Barcelona
Terlepas dari polemik mengenai nominasi Ballon d'Or, Raphinha sendiri disebut tidak ingin terlalu larut dalam pembicaraan tersebut.
Setelah kemenangan besar Barcelona atas Feyenoord di Liga Champions, ia tidak banyak membahas kegagalannya masuk daftar kandidat dan memilih mengarahkan perhatian kepada pekerjaannya bersama klub.
Sikap tersebut menjadi penting mengingat musim 2026/2027 baru berjalan. Raphinha masih memiliki banyak pertandingan untuk membuktikan kualitasnya bersama Barcelona.
Bahkan, performanya pada awal musim memberikan sinyal bahwa pemain berusia 29 tahun tersebut masih mampu berada di level tertinggi. Perubahan peran di lini depan juga membuatnya semakin berbahaya dalam sistem Hansi Flick.
Pada akhirnya, absennya Raphinha dari nominasi Ballon d'Or 2026 menjadi salah satu kejutan dalam daftar 30 pemain tahun ini. Rodri dan sejumlah tokoh sepak bola lainnya memang mempertanyakan keputusan tersebut.
Namun, daftar nominasi tetap mengikuti periode penilaian yang telah ditentukan. Performa Raphinha setelah periode tersebut tidak dapat mengubah daftar tahun ini.
Kini, Raphinha hanya bisa menjadikan kontroversi tersebut sebagai motivasi untuk melanjutkan performanya bersama Barcelona. Jika konsistensinya terus terjaga, ia masih memiliki kesempatan untuk kembali berada dalam pembicaraan Ballon d'Or pada edisi berikutnya.
