Turin – Juventus kembali memiliki peluang untuk mengejar tanda tangan Alisson Becker. Masa depan kiper asal Brasil tersebut bersama Liverpool mulai memasuki periode yang menarik setelah belum ada pembicaraan mengenai kontrak baru di antara kedua pihak.
Situasi tersebut membuka ruang bagi Juventus untuk kembali memantau perkembangan penjaga gawang berusia 33 tahun itu. Klub asal Turin tersebut sebelumnya sudah menunjukkan ketertarikan serius terhadap Alisson dan sempat mencoba membawanya ke Serie A.
Namun, upaya tersebut belum menghasilkan kesepakatan. Alisson tetap berada di Liverpool dan menjalani musim baru bersama klub yang bermarkas di Anfield tersebut.
Kini, situasi kembali berubah.
Liverpool memang telah mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak selama satu tahun untuk Alisson. Keputusan tersebut membuat sang pemain masih terikat dengan The Reds hingga 2027. Namun, perpanjangan itu belum otomatis berarti Liverpool dan Alisson akan melanjutkan kerja sama untuk periode yang lebih panjang.
Menurut laporan yang dikutip Bola.net dari Football Italia dan TEAMtalk, belum terdapat pembicaraan kontrak baru antara Liverpool dan Alisson. Pembicaraan formal disebut baru berpotensi dilakukan menjelang akhir tahun.
Kondisi tersebut memberikan Juventus kesempatan untuk terus memantau situasi.
Juventus Kembali Membuka Peluang
Juventus sebenarnya bukan klub yang baru tertarik kepada Alisson.
Pada bursa transfer sebelumnya, Bianconeri sempat melakukan pendekatan untuk mendapatkan kiper utama Liverpool tersebut. Bahkan, sejumlah laporan pada periode lalu menyebut Juventus cukup serius dalam usahanya membawa Alisson kembali ke Italia.
Namun, transfer tersebut akhirnya tidak terwujud.
Kini, peluang kembali muncul karena situasi kontrak sang pemain. Juventus dapat melihat perkembangan negosiasi antara Liverpool dan Alisson sebelum menentukan langkah selanjutnya.
Apabila kedua pihak tidak mencapai kesepakatan kontrak baru, posisi Juventus dapat menjadi lebih terbuka.
Bahkan, terdapat kemungkinan Juventus dapat merekrut Alisson tanpa membayar biaya transfer jika kontraknya bersama Liverpool berakhir dan sang pemain tidak memperpanjang masa baktinya di Anfield.
Meski demikian, skenario tersebut masih cukup jauh. Alisson masih terikat kontrak dan hingga saat ini belum ada keputusan final mengenai masa depannya.
Liverpool juga belum menunjukkan indikasi bahwa mereka ingin begitu saja kehilangan salah satu penjaga gawang paling berpengalaman di skuad.
Liverpool Masih Mengandalkan Alisson
Terlepas dari rumor transfer yang berkembang, posisi Alisson di Liverpool saat ini masih cukup penting.
Sang kiper tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang dan disebut tampil baik pada awal musim. Karena itu, belum ada keputusan yang mengarah pada kepastian bahwa Liverpool akan melepasnya.
Liverpool memang sudah memiliki Giorgi Mamardashvili sebagai salah satu opsi untuk masa depan. Penjaga gawang asal Georgia tersebut diproyeksikan menjadi bagian penting dalam rencana jangka panjang klub.
Selain Mamardashvili, Liverpool juga memantau talenta muda Belgia, Lucca Brughmans, untuk posisi penjaga gawang.
Kondisi tersebut membuat persaingan di sektor kiper Liverpool menarik untuk diperhatikan.
Di satu sisi, Alisson masih memiliki pengalaman dan kualitas yang membuatnya tetap menjadi pilihan utama. Di sisi lain, klub juga harus memikirkan regenerasi serta komposisi penjaga gawang untuk beberapa musim ke depan.
Faktor usia juga menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan. Alisson akan berusia 34 tahun pada Oktober 2026. Selain itu, sang pemain juga memiliki riwayat masalah hamstring yang dapat menjadi pertimbangan dalam pembahasan kontrak jangka panjang.
Namun, selama performanya masih memenuhi kebutuhan tim, Liverpool memiliki alasan untuk mempertahankannya.
Kondisi Juventus Semakin Membutuhkan Kiper
Dari sisi Juventus, kebutuhan untuk memperkuat posisi penjaga gawang justru semakin besar.
Salah satu faktor yang memengaruhi situasi tersebut adalah cedera Kamil Grabara. Penjaga gawang tersebut harus menjalani operasi ligamen lutut dan diperkirakan absen selama enam hingga tujuh bulan.
Kondisi tersebut membuat Juventus kehilangan salah satu opsi di posisi penjaga gawang untuk waktu yang cukup panjang.
Sebagai solusi darurat, Juventus kemudian mendatangkan Neto dengan status bebas transfer.
Namun, kehadiran Neto belum tentu menjadi solusi jangka panjang. Juventus tetap harus memikirkan komposisi penjaga gawang untuk musim-musim berikutnya.
Situasi tersebut membuat nama Alisson kembali menarik perhatian.
Pengalaman panjang Alisson di level tertinggi menjadi salah satu faktor yang membuatnya cocok dengan kebutuhan Juventus. Ia sudah memiliki pengalaman bermain di Serie A bersama AS Roma sebelum pindah ke Liverpool pada 2018.
Kariernya di Inggris kemudian berkembang pesat.
Bersama Liverpool, Alisson menjadi bagian dari tim yang meraih berbagai gelar penting, termasuk Premier League dan Liga Champions.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Juventus melihatnya sebagai pemain yang dapat memberikan pengalaman besar di lini belakang.
Pernah Dekat dengan Juventus
Ketertarikan Juventus terhadap Alisson juga bukan sekadar rumor baru.
Pada 2026, Juventus sempat dilaporkan serius mengejar kiper asal Brasil tersebut. Klub Italia itu bahkan disebut telah melakukan pendekatan kepada pihak pemain.
Sejumlah laporan ketika itu menyebut Alisson terbuka terhadap kemungkinan kembali ke Italia.
Namun, proses transfer tidak berjalan mulus.
Liverpool masih memiliki kepentingan terhadap keberadaan sang kiper, sementara pembicaraan mengenai nilai transfer juga menjadi salah satu hambatan.
Pada akhirnya, Alisson tetap berada di Anfield.
Situasi tersebut berbeda dengan kondisi sekarang karena Juventus kembali memiliki alasan untuk menunggu.
Jika pembicaraan kontrak baru antara Liverpool dan Alisson belum dimulai hingga akhir tahun, Juventus dapat terus mengamati situasi tersebut.
Semakin dekat masa kontrak berakhir, semakin besar pula kemungkinan klub-klub lain mencoba mendapatkan sang pemain.
Belum Ada Kepastian Transfer
Meski peluang Juventus kembali terbuka, penting untuk dicatat bahwa belum ada kesepakatan transfer antara Juventus dan Alisson.
Belum ada kepastian bahwa Alisson akan meninggalkan Liverpool, terlebih lagi bergabung dengan Juventus.
Saat ini, yang terjadi adalah Juventus memiliki kesempatan untuk kembali memantau sang pemain karena situasi kontraknya belum sepenuhnya jelas.
Liverpool juga masih memiliki kendali atas situasi tersebut.
Jika klub asal Merseyside itu berhasil mencapai kesepakatan kontrak baru dengan Alisson, peluang Juventus bisa kembali mengecil.
Sebaliknya, jika pembicaraan kontrak tidak mencapai hasil yang diharapkan, Juventus berpotensi meningkatkan pendekatan.
Situasi ini kemungkinan baru akan semakin jelas dalam beberapa bulan ke depan.
Faktor Usia Bisa Menjadi Pertimbangan
Usia Alisson juga akan menjadi salah satu aspek penting dalam menentukan masa depannya.
Ketika kontrak berikutnya dibahas, Liverpool harus mempertimbangkan apakah mereka siap memberikan kontrak jangka panjang kepada penjaga gawang yang memasuki usia pertengahan 30-an.
Di sisi lain, Juventus mungkin melihat pengalaman Alisson sebagai investasi yang dapat memberikan dampak langsung.
Kiper berpengalaman dapat memberikan stabilitas di sektor pertahanan sekaligus membantu pemain-pemain muda berkembang.
Namun, Juventus juga harus memperhitungkan faktor finansial dan kondisi fisik sang pemain sebelum mengambil keputusan.
Karena itu, masih terlalu dini untuk memastikan bahwa Alisson akan menjadi pemain Juventus.
Juventus Siap Menunggu
Untuk saat ini, Juventus berada dalam posisi menunggu perkembangan.
Bianconeri tidak harus langsung mengajukan tawaran karena masa depan Alisson bersama Liverpool masih belum diputuskan.
Klub Italia tersebut dapat memantau pembicaraan kontrak yang kemungkinan berlangsung menjelang akhir 2026. Jika tidak tercapai kesepakatan baru, Juventus bisa mempertimbangkan langkah berikutnya.
Situasi tersebut memberikan keuntungan tersendiri bagi Juventus dalam menyusun strategi transfer.
Namun, klub Turin itu juga harus bersiap menghadapi persaingan apabila Alisson benar-benar tersedia di pasar.
Status Alisson sebagai kiper berpengalaman dengan rekam jejak di Premier League dan Liga Champions tentu membuatnya berpotensi menarik perhatian klub lain.
Untuk sementara, Alisson masih menjadi bagian dari Liverpool dan tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang.
Juventus memang kembali memiliki peluang untuk mengejar sang kiper, terutama karena belum adanya pembicaraan kontrak baru yang dilaporkan berlangsung antara Alisson dan Liverpool.
Namun, masa depan sang pemain masih terbuka.
Apakah Alisson akan memperpanjang masa baktinya di Anfield, mencari tantangan baru di Serie A, atau mempertimbangkan pilihan lain, semuanya akan bergantung pada perkembangan negosiasi dalam beberapa bulan mendatang.
Bagi Juventus, pintu untuk mendapatkan Alisson kini kembali terbuka. Akan tetapi, langkah nyata baru bisa dilakukan setelah situasi kontrak sang kiper bersama Liverpool semakin jelas.
