Persaingan memperebutkan Ballon d'Or 2026 semakin menarik perhatian. Sejumlah pemain dan tokoh sepak bola mulai menyampaikan pilihan mereka mengenai siapa yang dinilai layak membawa pulang penghargaan individu paling bergengsi tersebut.
Salah satu dukungan datang dari penyerang Timnas Portugal, Joao Felix. Ia secara terbuka menyebut nama Lamine Yamal sebagai pemain yang menurutnya pantas memenangkan Ballon d'Or 2026.
Yamal memang menjadi salah satu kandidat utama dalam daftar 30 pemain yang masuk nominasi penghargaan tahun ini. Winger Barcelona tersebut menjalani periode luar biasa bersama klub maupun Timnas Spanyol, termasuk keberhasilan meraih gelar La Liga dan Piala Dunia 2026.
Dukungan dari Felix disampaikan dalam wawancaranya dengan AS. Menurut pemain Portugal tersebut, Yamal memiliki kombinasi kualitas teknis, pengaruh di lapangan, serta pencapaian bersama klub dan tim nasional yang membuatnya layak menjadi pemenang.
Felix Sebut Yamal Layak Menang
Felix tidak sekadar memasukkan Yamal sebagai salah satu kandidat. Ia memberikan dukungan secara langsung kepada pemain berusia 19 tahun tersebut untuk mendapatkan Ballon d'Or tahun ini.
Menurut Felix, performa Yamal sepanjang periode penilaian menunjukkan bahwa sang pemain berada pada level yang sangat tinggi. Ia juga menilai Yamal telah berkembang menjadi salah satu figur utama dalam sepak bola dunia.
Felix bahkan menggambarkan Yamal sebagai salah satu wajah sepak bola saat ini. Baginya, kemampuan pemain Barcelona tersebut membuat namanya layak dikenang dalam sejarah sepak bola.
Pernyataan tersebut menjadi bentuk apresiasi dari seorang pemain yang juga mengenal sepak bola level tertinggi Eropa. Felix menilai apa yang ditampilkan Yamal bukan sekadar fenomena sesaat, melainkan perkembangan seorang pemain muda yang telah mampu memberikan dampak besar.
Bukan Hanya Soal Statistik
Salah satu alasan Felix mendukung Yamal adalah kemampuan sang winger memberikan hiburan sekaligus pengaruh nyata ketika berada di lapangan.
Yamal dikenal memiliki kemampuan menggiring bola, menciptakan peluang, serta mengambil keputusan dalam situasi satu lawan satu. Perannya bersama Barcelona juga semakin besar, sementara di level internasional ia menjadi bagian penting dari perjalanan Spanyol menuju kesuksesan di Piala Dunia 2026.
Bagi Felix, kemampuan tersebut membuat Yamal memiliki daya tarik tersendiri. Ia menilai ada pemain-pemain tertentu yang membuat penonton rela menyaksikan pertandingan hanya untuk melihat aksi mereka.
Dalam pandangan Felix, Yamal termasuk dalam kategori tersebut. Pemain Barcelona itu dinilai mampu menghadirkan momen-momen yang membuat pertandingan menjadi lebih menarik.
Penilaian tersebut tentu bersifat subjektif karena pemenang Ballon d'Or ditentukan melalui proses pemungutan suara berdasarkan kriteria penghargaan. Namun, dukungan dari Felix menunjukkan semakin besarnya pengakuan terhadap posisi Yamal di antara pemain-pemain elite dunia.
Yamal Tidak Sendirian
Meski mendapat dukungan dari Felix, perjalanan Yamal menuju Ballon d'Or 2026 masih menghadapi persaingan ketat.
Sebanyak 30 pemain masuk dalam daftar nominasi penghargaan tahun ini. Selain Yamal, terdapat sejumlah nama besar seperti Harry Kane, Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, serta sejumlah pemain lain yang juga memiliki catatan impresif selama periode penilaian.
Kane, misalnya, menjalani musim 2025/2026 dengan produktivitas tinggi bersama Bayern Munchen dan Timnas Inggris. Sementara itu, Mbappe juga mencatat sejumlah pencapaian individu dan tampil sebagai salah satu pemain utama Real Madrid serta Prancis.
Dembele juga memiliki modal kuat setelah sebelumnya memenangkan Ballon d'Or 2025. Persaingan tahun ini menjadi semakin kompleks karena periode penilaian mencakup Piala Dunia 2026, yang memberikan kesempatan kepada para pemain untuk memperkuat kandidaturnya melalui performa di turnamen terbesar sepak bola internasional tersebut.
Yamal Sudah Menyelesaikan Tugasnya
Menariknya, Yamal sendiri tidak terlalu ingin terlibat dalam kampanye terbuka untuk mendapatkan Ballon d'Or.
Dalam pernyataannya beberapa waktu lalu, pemain Barcelona tersebut mengatakan dirinya sudah memberikan yang terbaik bersama klub dan tim nasional. Ia juga mengakui memiliki peluang untuk memenangkan penghargaan tersebut, tetapi keputusan akhir berada di tangan para pemilih.
Sikap tersebut menunjukkan bahwa Yamal memilih fokus pada pencapaiannya di lapangan. Bersama Barcelona, ia membantu klub meraih gelar La Liga, sedangkan bersama Spanyol ia menjadi bagian dari skuad yang menjuarai Piala Dunia 2026.
Yamal juga pernah menjadi runner-up Ballon d'Or pada 2025. Karena itu, pencalonannya pada 2026 bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Performa konsisten di level klub dan internasional membuat namanya kembali berada di antara kandidat utama.
Pengumuman Pemenang pada Oktober
Pemenang Ballon d'Or 2026 dijadwalkan diumumkan pada 26 Oktober mendatang di London. Dengan proses pemungutan suara yang telah berlangsung, perhatian kini tertuju pada bagaimana para kandidat dibandingkan berdasarkan performa individu, pencapaian tim, serta kontribusi mereka selama periode penilaian.
Dukungan Joao Felix tentu tidak menentukan hasil akhir. Namun, pernyataan tersebut menambah daftar tokoh sepak bola yang secara terbuka memberikan apresiasi kepada Yamal.
Bagi Barcelona dan Timnas Spanyol, masuknya Yamal dalam persaingan Ballon d'Or menjadi gambaran lain dari perkembangan sang pemain. Di usia yang masih sangat muda, ia sudah berada dalam pembicaraan mengenai penghargaan individu terbesar di sepak bola dunia.
Kini, keputusan akhir tinggal menunggu hasil pemungutan suara. Apakah Yamal akan melanjutkan perkembangan luar biasanya dengan meraih Ballon d'Or 2026, atau penghargaan tersebut jatuh kepada kandidat lain, jawabannya akan diketahui pada malam penghargaan di London.
