Kylian Mbappe harus mengakhiri lebih cepat kiprahnya bersama Timnas Prancis pada jeda internasional September 2026. Penyerang Real Madrid tersebut dipulangkan ke klub setelah mengalami cedera lutut kiri ketika membela Les Bleus menghadapi Turki di UEFA Nations League.

Cedera itu menjadi kabar kurang menyenangkan bagi Prancis sekaligus Real Madrid. Mbappe sebelumnya tampil sebagai starter sekaligus kapten dalam pertandingan pertama Zinedine Zidane sebagai pelatih Timnas Prancis.

Pertandingan di Kocaeli Stadium, Jumat (25/9/2026) waktu setempat, sebenarnya berjalan manis bagi Mbappe. Ia menjadi pencetak gol tunggal kemenangan Prancis dengan skor 1-0 atas Turki.

Namun, beberapa menit setelah mencetak gol, kondisi Mbappe berubah. Ia mengalami masalah pada lutut kirinya dan sempat mendapatkan perawatan di lapangan. Mbappe bahkan sempat mencoba melanjutkan pertandingan sebelum akhirnya kembali merasakan sakit dan tidak mampu meneruskan permainan.

Zidane kemudian menariknya keluar pada menit ke-58 dan memasukkan Desire Doue sebagai pengganti.

Situasi tersebut langsung menimbulkan kekhawatiran karena Mbappe merupakan salah satu pemain terpenting Prancis maupun Real Madrid. Terlebih, Les Bleus masih memiliki agenda padat selama jeda internasional kali ini.

Zidane Tak Mau Ambil Risiko

Usai pertandingan, Zidane memberikan indikasi bahwa Mbappe tidak akan melanjutkan kebersamaannya dengan Timnas Prancis dalam rangkaian pertandingan kali ini.

Pelatih anyar Les Bleus itu menyebut cedera tersebut terjadi ketika Mbappe melakukan tembakan yang menghasilkan gol. Zidane juga menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan sang kapten tetap berada di dalam skuad.

Keputusan itu akhirnya dikonfirmasi. Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) menyatakan Mbappe mengalami cedera pada lutut dan mengalami masalah pada bagian tendon. Ia kemudian dipulangkan ke Madrid untuk mendapatkan pemeriksaan serta penanganan lebih lanjut.

Mbappe dipastikan tidak akan ambil bagian dalam pertandingan-pertandingan Prancis berikutnya pada jeda internasional tersebut. Les Bleus dijadwalkan menghadapi Belgia, Italia, dan kembali Belgia dalam lanjutan UEFA Nations League.

Prancis juga tidak memanggil pemain pengganti untuk mengisi posisi Mbappe dalam skuad. Zidane memilih melanjutkan persiapan dengan komposisi pemain yang sudah tersedia.

Hasil Pemeriksaan Real Madrid

Kondisi Mbappe kemudian mendapat kejelasan setelah ia kembali ke Madrid dan menjalani pemeriksaan oleh tim medis Real Madrid.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Mbappe mengalami hyperextension pada kapsul posterior lutut kiri. Diagnosis tersebut diumumkan Real Madrid setelah melakukan tes terhadap pemain berusia 27 tahun tersebut.

Cedera hyperextension terjadi ketika persendian terdorong melewati batas rentang gerak normalnya. Dalam kasus Mbappe, masalah tersebut berada pada kapsul posterior lutut kiri.

Meski terdengar mengkhawatirkan, hasil pemeriksaan Real Madrid sejauh ini tidak mengindikasikan adanya cedera berat seperti yang sempat dikhawatirkan setelah melihat Mbappe kesakitan di lapangan.

Real Madrid belum memberikan keterangan resmi mengenai berapa lama Mbappe harus menepi. Klub juga belum mengumumkan secara detail program pemulihan yang akan dijalani sang penyerang.

Karena itu, belum dapat dipastikan kapan Mbappe akan kembali bermain secara kompetitif.

Diperkirakan Absen Sekitar Dua Pekan

Sejumlah laporan dari media Spanyol memberikan gambaran yang lebih optimistis mengenai kondisi Mbappe. Salah satunya menyebut sang penyerang diperkirakan harus menepi sekitar 10 hingga 12 hari akibat cedera tersebut.

Perkiraan itu tentu masih harus menunggu perkembangan kondisi Mbappe selama menjalani pemulihan. Durasi absen resmi belum diumumkan oleh Real Madrid, sehingga estimasi tersebut belum dapat dianggap sebagai keputusan final mengenai kapan sang pemain akan kembali ke lapangan.

Jika proses pemulihan berjalan sesuai perkiraan, Mbappe berpeluang kembali sebelum jadwal pertandingan penting Real Madrid berikutnya.

Namun, klub tentu memiliki alasan untuk berhati-hati. Cedera yang melibatkan lutut membutuhkan penanganan dan pemantauan secara bertahap, terutama bagi pemain dengan beban pertandingan tinggi seperti Mbappe.

Real Madrid juga tidak memiliki alasan untuk mengambil risiko dengan memaksakan sang penyerang kembali terlalu cepat apabila kondisi fisiknya belum benar-benar siap.

Real Madrid Kini Menunggu Perkembangan

Cedera Mbappe menjadi perhatian tersendiri bagi Real Madrid karena sang pemain memiliki peran penting di lini depan.

Sejak bergabung dengan Madrid, Mbappe menjadi salah satu tumpuan utama dalam urusan mencetak gol. Kehadirannya juga sangat penting dalam skema permainan tim, sehingga absennya dalam beberapa pertandingan berpotensi membuat pelatih harus melakukan penyesuaian.

Di sisi lain, Madrid masih memiliki cukup banyak pertandingan sepanjang musim. Karena itu, keputusan mengenai kapan Mbappe kembali tidak hanya bergantung pada perkiraan durasi pemulihan, tetapi juga hasil evaluasi medis dari hari ke hari.

Klub diperkirakan tidak akan terburu-buru mengambil keputusan sebelum memastikan lutut kiri Mbappe benar-benar berada dalam kondisi aman untuk kembali bermain.

Gol Berharga yang Berujung Cedera

Cedera tersebut terasa semakin disayangkan karena Mbappe sebelumnya menjadi penentu kemenangan Prancis di laga debut Zidane sebagai pelatih.

Mbappe mencetak gol pada menit ke-54 melalui tembakan kaki kanan yang membuat Prancis unggul 1-0. Gol itu sekaligus memperpanjang catatan produktifnya bersama Timnas Prancis.

Akan tetapi, beberapa menit setelah gol tersebut, Mbappe harus meninggalkan lapangan karena masalah pada lutut kirinya. Ia sempat berusaha melanjutkan permainan, tetapi akhirnya tidak mampu bertahan hingga pertandingan selesai.

Bagi Zidane, kemenangan atas Turki menjadi awal positif dalam periode barunya sebagai pelatih Prancis. Namun, kemenangan tersebut harus dibayar dengan kehilangan sang kapten untuk sisa rangkaian pertandingan internasional kali ini.

Belum Ada Kepastian Kapan Mbappe Kembali

Untuk saat ini, informasi paling penting mengenai kondisi Mbappe adalah diagnosis dari Real Madrid: hyperextension pada kapsul posterior lutut kiri.

Tidak ada keterangan resmi bahwa Mbappe mengalami kerusakan serius yang membutuhkan operasi. Namun, Real Madrid juga belum memberikan tanggal pasti mengenai comeback sang pemain.

Laporan mengenai kemungkinan absen 10 hingga 12 hari memberikan sedikit gambaran mengenai kondisi Mbappe, tetapi keputusan akhir tetap akan bergantung pada perkembangan pemulihannya.

Yang sudah pasti, Mbappe meninggalkan pemusatan latihan Timnas Prancis dan kembali ke Madrid. Ia juga tidak akan tampil dalam sisa pertandingan Les Bleus pada jeda internasional September-Oktober 2026.

Kini fokus Mbappe sepenuhnya beralih ke proses pemulihan bersama Real Madrid. Klub akan terus memantau kondisinya sebelum menentukan apakah ia sudah cukup fit untuk kembali berlatih penuh dan kemudian tampil dalam pertandingan resmi.

Dengan kata lain, cedera Mbappe memang membuat khawatir, tetapi hasil pemeriksaan terbaru memberikan gambaran yang lebih terukur dibanding kekhawatiran awal ketika ia terpaksa meninggalkan lapangan saat menghadapi Turki.