London – Arsenal mendapat kabar kurang menggembirakan dari jeda internasional. Penyerang andalan mereka, Kai Havertz, mengalami masalah kebugaran saat memperkuat Timnas Jerman menghadapi Belanda dalam pertandingan UEFA Nations League.
Havertz hanya mampu bermain selama 32 menit dalam pertandingan yang berlangsung pada Jumat (25/9/2026) dini hari WIB tersebut. Ia kemudian ditarik keluar setelah mengalami benturan dan menunjukkan tanda-tanda masalah pada bagian belakang paha.
Situasi tersebut langsung menjadi perhatian Arsenal. Klub asal London itu kini harus menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui seberapa serius cedera yang dialami pemain berusia 27 tahun tersebut.
Havertz sebelumnya dipercaya menjadi ujung tombak Jerman pada pertandingan yang sekaligus menjadi laga perdana Jurgen Klopp sebagai pelatih tim nasional. Namun, penampilannya harus berakhir lebih cepat setelah sebuah insiden dengan pemain Belanda, Quinten Timber.
Havertz Terpaksa Tinggalkan Lapangan
Insiden yang melibatkan Havertz dan Timber terjadi ketika pertandingan masih berlangsung di babak pertama. Setelah menerima benturan, Havertz terlihat mengalami kesakitan dan membutuhkan penanganan dari tim medis Jerman.
Tim medis kemudian melakukan pemeriksaan awal di lapangan sebelum Havertz akhirnya meninggalkan pertandingan. Younes Eboutalib masuk menggantikan pemain Arsenal tersebut.
Awalnya, benturan itu menimbulkan dugaan bahwa Havertz mengalami masalah pada bagian lutut. Namun, situasinya menjadi lebih mengkhawatirkan karena sang pemain juga terlihat memegang bagian hamstring.
Kondisi tersebut membuat Arsenal harus menunggu hasil pemeriksaan lebih lengkap. Belum ada kepastian mengenai tingkat cedera Havertz maupun berapa lama ia harus menepi.
Pelatih Jerman, Jurgen Klopp, mengonfirmasi bahwa Havertz bukan satu-satunya pemain yang mengalami masalah kebugaran dalam pertandingan tersebut. Jamal Musiala juga mengalami persoalan fisik dan bahkan tidak dapat tampil sejak awal pertandingan.
Musiala mengalami masalah pada bagian paha ketika menjalani pemanasan. Alhasil, Jerman kehilangan dua pemain penting di lini serang dalam pertandingan melawan Belanda.
Setelah pertandingan, Klopp mengatakan kedua pemain akan menjalani pemeriksaan menggunakan MRI. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui kondisi cedera secara lebih jelas.
"Keduanya saat ini sedang menjalani MRI. Saya berharap diagnosisnya bisa diketahui malam ini," kata Klopp.
Klopp juga berharap masalah yang dialami kedua pemain tidak tergolong serius. Namun, ia menyadari bahwa Havertz dan Musiala kemungkinan tidak dapat dimainkan dalam waktu dekat jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya cedera yang membutuhkan pemulihan.
Arsenal Kembali Dihantui Masalah Cedera
Cedera Havertz menjadi perhatian tersendiri bagi Arsenal karena klub tersebut sudah kehilangan sejumlah pemain dalam periode jeda internasional kali ini.
Mikel Arteta kini harus memantau perkembangan kondisi para pemainnya yang kembali dari tugas internasional. Kehilangan Havertz dalam waktu yang cukup lama tentu dapat memengaruhi opsi Arsenal di lini depan, terutama apabila cedera tersebut membutuhkan masa pemulihan panjang.
Havertz merupakan salah satu pemain yang memiliki peran penting dalam struktur permainan Arsenal. Selain dapat dimainkan sebagai penyerang tengah, pemain asal Jerman itu juga mampu menjalankan sejumlah peran berbeda di lini serang maupun lini tengah.
Karena itu, kepastian mengenai kondisinya menjadi penting bagi Arteta menjelang kembalinya Arsenal ke kompetisi domestik.
Situasi Havertz juga tidak dapat dipisahkan dari kondisi pemain Arsenal lainnya. Declan Rice dan Marli Salmon sebelumnya sudah mundur dari agenda tim nasional masing-masing karena persoalan kebugaran.
Jurrien Timber juga tidak dimainkan Belanda ketika menghadapi Jerman. Pelatih Belanda memilih untuk tidak mengambil risiko terhadap kondisi sang pemain setelah sebelumnya mengalami masalah kebugaran.
Dengan bertambahnya Havertz ke dalam daftar pemain yang mengalami masalah fisik, Arsenal kini harus menunggu perkembangan terbaru dari tim medis.
Klopp Gagal Raih Kemenangan pada Debut
Selain persoalan cedera pemain, pertandingan Belanda kontra Jerman juga menjadi sorotan karena merupakan debut Klopp sebagai pelatih tim nasional Jerman.
Jerman sebenarnya sempat berada dalam posisi yang menguntungkan. Felix Nmecha membawa Die Mannschaft unggul dan tim asuhan Klopp terlihat memiliki peluang untuk mengawali era baru dengan kemenangan.
Namun, kemenangan tersebut akhirnya sirna pada penghujung pertandingan. Cody Gakpo mencetak gol penyama kedudukan pada masa tambahan waktu sehingga pertandingan berakhir dengan skor 1-1.
Hasil imbang tersebut membuat debut Klopp di kursi pelatih Jerman berakhir tanpa kemenangan. Lebih dari hasil pertandingan, perhatian Klopp kini juga tertuju pada kondisi dua pemain pentingnya, Havertz dan Musiala.
Keduanya dijadwalkan menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui tingkat masalah yang mereka alami.
Arsenal Menunggu Hasil Pemeriksaan
Bagi Arsenal, hasil pemeriksaan medis Havertz akan menjadi informasi penting dalam menentukan langkah berikutnya.
Jika cedera yang dialami Havertz ternyata ringan, sang pemain masih memiliki peluang untuk kembali berlatih dalam waktu relatif singkat. Namun, apabila terdapat kerusakan otot yang lebih serius, Arsenal harus mempersiapkan alternatif di lini depan.
The Gunners sendiri dijadwalkan kembali menjalani pertandingan Premier League setelah jeda internasional. Arsenal akan menghadapi Leeds United pada 10 Oktober 2026.
Jarak waktu tersebut memberikan kesempatan bagi Havertz untuk menjalani pemeriksaan sekaligus proses pemulihan. Meski demikian, ketersediaannya tetap bergantung sepenuhnya pada hasil diagnosis dan perkembangan kondisi fisiknya.
Arteta tentu berharap cedera yang dialami Havertz tidak separah yang dikhawatirkan. Pasalnya, pemain tersebut baru saja menjalani awal musim yang cukup produktif.
Sebelum mengalami masalah ketika membela Jerman, Havertz telah mencetak tiga gol dalam tujuh penampilan bersama Arsenal pada musim 2026/2027.
Kini, Arsenal hanya bisa menunggu kabar resmi dari hasil pemeriksaan. Tingkat cedera Havertz akan menentukan apakah ia dapat segera kembali memperkuat Arsenal atau harus menjalani periode pemulihan yang lebih panjang.
Untuk sementara, belum ada keputusan mengenai durasi absennya. Pemeriksaan MRI menjadi tahap penting untuk memastikan kondisi sebenarnya dari penyerang Jerman tersebut.
Arsenal pun berharap kabar yang datang tidak semakin memperpanjang daftar pemain yang harus menepi karena cedera.
